Episode 10 : Laut Bioluminesensi? Fenomena apa itu?
Sumber Gambar : Liputan 6.com
Halo teman-teman, ngga kerasa yaa udah nyampe episode 10 aja ni yang artinya kita udah di episode akhir😭, tapi tenang aja di episode terakhir ini aku bakalan bahas sesuatu yang menarik nih teman-teman... dari episode sebelum-sebelumnya kan udah membahas isu-isu tentang pencemaran yang merusak lingkungan, nah kali ini aku bakalan bahas fenomena yang menarik yaitu tentang laut bioluminesensi.
Kalian pernah ngga melihat air laut yang bercahaya tapi ngga ada penerang atau lampu apapun. Kira-kira kenapa ya?......Nah hal itu ternyata fenomena biokimia yang dikenal dengan bioluminesensi. Jadi Biolumensensi yaitu fenomena yang terjadi akibat pancaran cahaya dari tubuh mahkluk, yang mana cahaya yang dipancarkan inilah yang membuat laut terlihat seperti bercahaya. Cahaya yang dipancarkan bisa berupa cahya berwarna orange, biru, kuning, ungu bahkan hijau.
Terdapat cerita menarik dari fenomena ini yaitu pada zaman dahulu, akibat manusia belum mengenal adanya fenomena biokimia ini sehingga muncul mitos yang mengatakan bahwa cahaya tersebut tanda dari munculnya seekor naga atau dewa di dalam laut. Faktanya bioluminesensi yang terjadi karena organisme laut.
Secara penjelasan ilmiah, dikutip dari HMTK_Kinetika Fenomena bioluminesensi merupakan emisi cahaya yang berasal dari mahkluk hidup karena terjadi reaksi kimia tertentu. Enzim yang sudah dikatalis melalui reaksi oksidasi yang menyebabkan terjadinya emizi cahaya yang dihasilkan. Enzim yang berperan yaitu enzim luciferin dan enzim luciferase. Dimana pada proses pembentukam emisi cahaya ini membutuhkan energi yang cukup besar. Biolumensensi telah berevolusi secara independen sekitar empat puluh kali, sehingga reaksi kimia yang mengjhasilkan cahaya terpisah dan tidak tekait dengan jenis organisme yang menghasilkannya. Pada organisme eukariotik emisi cahaya yang dihasilkan berasal dari dua sumber berbeda (instrinsik dan simbiosis). Yang dimaksud dengan intrinsik yaitu bahan kimia yang dibuat oleh organisme itu sendiri, dimana cahaya yang dipancarkan berasal dari sel khusus yang dimiliki oleh setiap organisme. Fotosit merupakan sel bercahaya khusus yang dikelompokan di dalam organ khusus yang disebut photophores. Terdapat contoh hewan yang dapat mengeluarkan cahaya apabila bersimbiosis dengan bakteri luminous yaitu ikan atau cumi-cumi. Bakteri penghasik cahaya di katakan penyebab terjadinya persitiwa spektakuler ini.
Segitu aja teman-teman pembahasan tentang fenomena laut bioluminesensi, untuk itu jangan kaget ya ketika nanti terjadi fenomena seperti itu😋. Terimakasih teman-teman yang udah mau membaca dan mengikuti perkembangan pembahasan di blog aku dari episode 1 sampai 10😚😚😚
.jpeg)
This comment has been removed by the author.
ReplyDelete