Episode 9 : Deposisi asam

Halo teman-teman... Hmmm udah sampai episode 9 aja nih ternyata. Pada episode kali ini lumayan spesial nih teman teman karena pada episode ini aku dan teman-teman kelompokku melakukan praktikum langsung mengenai deposisi asam dan menganalisis tentang pengertian, dampak,cara penanggulangan hujan asam. Pada episode 9 ini merupakan hasil dari analisis kelompok ku yaitu kelompok D

Pada episode ini kita akan membahas mengenai deposisi asam. kira-kira apa itu deposisi asam? 

                                                        Sumber Gambar : Rimbakita.com
        
      Deposisi asam merupakan proses dimana gas-gas seperti sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen oksida (NOx) dilepaskan ke atmosfer yang kemudian dibawa oleh angin dan arus udara. NOx dan SO2 yang merupakan sumber utama deposisi asam dibebaskan ke atmosfer melalui pembakaran bahan bakar fosil. Kemudian oksida-oksida tersebut di transformasi menjadi asam sulfat dan asam nitrat melalui proses deposisi basah contohnya hujan, salju dan kabut serta deposisi kering contohnya gas dan aerosol. Dikutip dari kementrian negara lingkungan hidup, adapun dampak deposisi asam terhadap ekosistem perairan adalah pH  air sungai yang bersifat asam akan mengganggu perkembangbiakan organisme yang hidup perairan tersebut dan dapat menyebabkan matinya spesies ikan tersebut. Hal tersebut dikarenakan ikan memerlukan pH tertentu yang dianggap ideal untuk dapat hidup normal.

Dan dampak deposisi asam terhadap lingkungan kehidupan manusia, diantaranya yaitu pengasaman dan kerusakan pada ekosistem perairan, kerusakan hutan dan tanaman, kerusakan kerangka bangunan, dan gangguan pada kesehatan manusia (Gusnita, 2010). Dampak deposisi asam bagi lingkungan bisa dibedakan menjadi 3, yaitu:
  • Dampak langsung, yaitu dampak ketika suatu organisme ataupun material terpapar langsung oleh hujan asam, misalnya struktur bangunan, biota air, daun tanaman, dan lain sebagainya.

  • Dampak toksik tidak langsung, yaitu dampak yang terjadi ketika material larut kemudian meracuni organisme yang hidup di lingkungan tersebut, misalnya ion aluminium yang terlepas dari mineralnya kemudian terbawa ke perairan sehingga meracuni ikan

  • Dampak nutrisi tidak langsung, yaitu dampak ketika mineral-mineral tanah larut sehingga tanah menjadi tidak subur kembali.


Cemaran gas dan polutan yang bersifat asam yang terdeposisi basah menyebabkan air hujan bersifat lebih asam yang dapat dikategorikan sebagai hujan asam. Hujan asam yaitu asam yang turun dalam bentuk hujan, hujan asam dapat terjadi apabila asam di udara larut ke dalam partikel air di awan. Hujan asam juga dapat  terjadi akibat hujan turun melalui udara yang bersifat asam sehingga asam larut dalam  air hujan dan jatuh ke tanah. Asam yang terkandung dalam hujan asam adalah asam sulfat (H2SO4 ) dan asam nitrat (HNO3) , keduanya  asam kuat. Asam sulfat berasal dari  asam nitrat dari gas NOx dan gas SO2. (Erni, 2007).

Kemudian untuk mengetahui bagaimana pencegahan yang tepat untuk mengatasi permasalahan ini? kalian dapat melihat di laporan yang aku lampirkan dibawah ini ya!! yuk klik linknya untuk bisa membaca laporannya


Di dalam laporan ini terdapat pembahasan lengkap mengenai hujan asam,analisis masalah yang ditimbulkan,desain penyelesaia masalah, hingga eksperimen dan evaluasi formatif seputar hujan asam. Mohon disimak ya teman-teman agar bisa menambah pengetahuan kalian😍

Comments

Popular posts from this blog

Episode 10 : Laut Bioluminesensi? Fenomena apa itu?